Musuh Dalam Cermin
Oke,kali ini saya akan menulis tentang "Musuh dalam cermin". Saya menulis ini karena terinspirasi dari lagu Captain Jack. Maksud dari kejelasan mengenai tulisan ini adalah sosok manusia yang benci kepada dirinya sendiri melebihi orang lain.
Aku pengecut yang sombong.
Mungkin aku melihat diriku sendiri sebagai pengecut. Aku bingung dengan diriku sendiri,jati diri tak kunjung ku miliki. Keberanian hanya sebagai angan angan belaka. Kesombonganpun mengalir dalam darah dan akhirnya mendagging. Ah entahlah.....aku muak.
Pembohong yang mengaku jujur.
Kata demi kata yang aku ucapkan tak selamanya benar. Aku merasa bahwa diriku adalah pembohong. Pembohong yang mengaku jujur itu tepatnya.
Orang bodoh yang merasa pintar.
Latar belakang dengan kemampuan berfikir yang pas-pasan,intelektual yang kurang memadai,serta pengetahuan yang sempit. Hal tersebutlah yang membuat aku menjadi merasa orang yang paling pintar tanpa adanya sebuah pengetahuan yang mendasari diriku ini. Aku selalu merasa pintar ,tapi sebenarnya aku goblok.
Aku hanya mempikirkan diriku sendiri,tanpa memedulikan siapapun. Aku egoiss... Hal yang aku rasakan adalah aku ingin selalu menang,aku harus yang menang,aku harus menjadi yang paling menang. Pola berfikir seperti itulah yang mendiami otakku selama ini. Jika terus seperti ini bagaimana aku dapat hidup di negara hukum ini?apakah aku bisa bertahan untuk hidup?toh jika terus seperti ini apakah aku bisa mencari sesuap nasi? Tentu saja TIDAK.
Aku ingin berubah..
Seiring bwrjalanya waktu serta perkembangan zaman yang terus meningkat daratis seperti ini,aku berpikiran bahwa hidup seperti ini sama saja menyiksa diriku sendiri. Terlalu apatis memang jika aku seperti ini.
Dan akhirnyaa...
Aku mulai benci akan sifaf-sifat seperti itu,aku muak,aku ingin muntah. Aku seolah-olah ingin menantang diriku sendiri,aku ingin perang memerangi kekejian dari sifatku ini. Aku ingin berubah menjadi pribadi yang baik yaitu pribadi yang dapat menghargai satu sama lain,pribadi yang anti apatis,pribadi yang memiliki daya guna tinggi,sehingga kita hidup di dunia ini bermanfaat. Hidup didunia hanya sekali,aku ingin menerapkan pola pikiran secara logis, maksudnya kita hidup didunia ini memikirkan tujuanya kita hidup itu apa? Dari beberapa pertimbangan akhirnya aku dapat menyimpulkan apa yang harus aku simpulkan. Aku harap dengan kesimpulan tetsebut melalui caraku sendiri aku kelak jadi pribadi yang berpikiran,berkarakter, serta berpedoman terhadap kebaikan.
Selamat malam sobat sebangsa dan setanah air,semoga kalian bisa menjadi orang orang yabg berguna bagi bangsa dan negara.
"Tidak ada musuh yang paling besar di dunia ini kecuali dirimu sendiri"

Comments
Post a Comment