Inspirasi Alam



Menyelam Dikubangan Lumpur,
Itulah yang kita lakukan jika menelusuri keragaman alam Indonesia nan indah ini. Aku menulis artikel ini terinspirasi ketika aku dan empat orang temanku sedang berkunjung ke salah satu wisata alam yang berada di daerah Ngawi Jawa Timur.

Alam seolah-olah menjadi sumber penghidupan bagai manusia. Sangat banyak yang alam sediakan untuk kita,terutama dalam kebutuhan sehari hari. Untuk memenuhi kebutuhan kita tak lepas dari alam.

Kita sebagai insan yang berbudi pekerti baik,yang dapat berfikir jernih,yang dapat membedakan mana yang baik dan mana yang benar.
Marilah kita menghargai alam, mulai saja dari lingkup yang kecil yaitu lingkungan sekitar kita. Dengan cara kita menghargai lingkungan. Hal itu menunjukan bahwa kita mencintai alam.
Alam juga memberikan sejuta inspirasi ,dengan cara kita bermain-main ke alam kita dapat mendapatkan inspirasi dari alam.

Seperti halnya sebuah pohon karet.
Filosofi karet sendiri adalah mengajarkan manusia untuk selalu beradaptasi dimanapun kita berada.

Hal ini memang benar kita selayaknya mengikuti filosofi karet terutama dalam kehidupan sehari-hari seperti halnya manusia harus mampu kembali beradaptasi dalam kondisi apapun,diamanapun,dan kapanpun kita berada.

"dimana langit dipijak,disitu langit dijunjung"

Peribahasa ini menjelaskan bahwa kita harus punya rasa hormat atas adat istiadat dan kebiasaan yang berlaku di suatu daerah/tempat.

Dengan sifat kelenturanya,fleksibelitas dan cederung memelar ketika di melarkan,dari sinilah kita dapat mengambil kesimpulan bahwa hidup itu harus lentur. Maksud dari lentur sendiri adalah kita tidak perlu memaksakan kehendak untuk hal yang berlebihan sabar dan ikhlas adalah jawabanya. Fleksibelitas maksudnya adalah kita harus bisa menyesuakan kondisi dimanapun kita berada kita harus mampu beradaptasi menyesuakian diri dengan lingkungan. Serta maksud dari sifat melar ketika dimelarkan yaitu kita harus bisa memahami kondisi dan keadaan,jangan hanya mengikuti ego kita sendiri toh kita adalah makhluk sosial,jadi kita harus bisa mengikuti alur kehidupan, bisa di ibaratkan ketika kita jatuh dalam sebuah lobang kita harus tau bagaimana cara kita untuk keluar.

Percayalah!
Dengan berbekal dari naluri sifat karet sendiri,kita dapat menjadi "karet"dalam lingkungan masyarakat yang mampu beradaptasi dengan baik. Sudah selayaknya sifat kelenturan dari karet ini kita terapkan didalam kehidupan kita sehari hari. Mulailah berpikir positif serta lebih bijaksana dalam mengambil sebuah tindakan agar tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Alam memang benar memeberikan sejuta manfaat untuk manusia,mulai dari dimensi yang terkecil hingga dimensi yang besar. Maka dari itu juga alangkah baiknya kita menjaga keberagaman alam,melindungi alam serta memperlakukan alam dengan sifat kemanusiawian kita

Selamat malam sobat.
Semoga kalian bisa terinspirasi dari alam, terutama kalian bisa terinspirasi serta menerapkan sifat dari karet tersebut.

"Belajarlah untuk beradaptasi,sebab lingkungan tak selamanya mendukung"

Comments

Popular posts from this blog

Ideologi Monokrom

Menikmati Hidup

Musuh Dalam Cermin